Guardiola Berkilah, Sebut Kekalahan dari Barcelona Bukan yang Terburuk

Guardiola Berkilah, Sebut Kekalahan dari Barcelona Bukan yang Terburuk

blunder-claudio-bravo-jadi-olok-olokan-netizen-vnz

Agen bola online _ MANCHESTER – Pep Guardiola mencoba menyelamatkan reputasinya setelah Manchester City (Man City) dihabisi Barcelona. Dia mengklaim apa yang terjadi di Spanyol bukanlah kekalahan terburuknya.

Guardiola mengalami mimpi buruk saat kembali lagi ke Camp Nou, Kamis (20/10/2016) untuk melakoni lanjutan penyisihan Grup C Liga Champions. Pada laga tandang bertajuk reuni itu, pelatih asal Spanyol tersebut dihabisi 0-4.

Itu jadi kekalahan terbesar Man City disemua kompetisi dalam delapan bulan terakhir. The Citizens sebelumnya pernah dipermalukan Chelsea 1-5 saat Piala FA, 21 Februari 2016. Tapi, khusus di Liga Champions, ini jadi torehan terburuk.
Baca juga : Blunder Claudio Bravo Jadi Olok-olokan Netizen
Meski telah mencoreng reputasi Man City, Guardiola tetap tenang. Pelatih berusia 45 tahun itu mengklaim kalau semua itu bukanlah catatan paling buruk sepanjang karirnya. Dia mengaku pernah terluka lebih parah.

“Kekalahan terburuk saya sepanjang karir adalah saat Bayern Muenchen melawan Real Madrid (di Liga Champions). Saat itu kami tidak pernah bisa menciptakan peluang bagus. Tapi, kali ini kami masih bisa melakukanya,” kilah Guardiola, dilansir skysport.

Momen terburuk Guardiola adalah saat leg kedua semifinal Liga Champions 2013/2014.  Kala itu Bayern menjamu Real Madrid di Allianz Arena, 30 April 2014. Harapan membalas penghinaan 0-1, justru jadi kekalahan 0-4.

Pada partai itu, Guardiola dipaksa melihat Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo membobol gawang FC Hollywoods masing-masing dua kali. “Itu jadi momen menyakitkan. Itu akibat kesalahan saya menyusun starting line-up,” tambah Guardiola.

Guardiola menilai Man City jauh lebih baik ketimbang Bayern saat itu. Soalnya David Silva dkk masih bisa mengimbangi pengusaan bola hingga 48% dan mencatat total 13 upaya. “Sayangnya kami tidak bisa menciptakan gol,” pungkasnya.

Apapun alasannya, ini kedua kalinya Guardiola dihajar Barcelona saat berkunjung ke Camp Nou. Dia pernah membiarkan Bayern kalah 0-3, pada 7  Mei  2015. Saat itu Messi mencetak dua gol, dan Neymar satu gol.