UEFA Belum Putuskan Hukuman untuk Nyanyian Rasis di Spartak Moscow

UEFA Belum Putuskan Hukuman untuk Nyanyian Rasis di Spartak Moscow

Berita Bola Online – Pemain sayap Liverpool U-18, Bobby Adekanye dilecehkan secara rasis oleh Fans Spartak Moscow, namun klub tersebut hingga saat ini belum mendapatkan hukuman dari pihak UEFA.

UEFA telah mengambil tindakan melawan Spartak Moscow, setelah penggemar mereka melakukan pelanggaran ras terhadap pemain Liverpool dalam pertandingan di Liga Remaja. Namun Pihak UEFA sama sekali belum memberikan denda sepeserpun kepada klub Rusia tersebut.

Pemain sayap Liverpool, Bobby Adekanye disebut seperti monyet di sebuah nyanyian yang di suarakan oleh para Fans Spartak Moscow, selama pertandingan UEFA Youth League di Rusia.

Baca juga:

Tidak ada hukuman finansial yang dijatuhkan, tapi pihak UEFA sudah memesan tempat di stadion Moscow untuk pertandingan Liga Pemuda berikutnya, saat mereka menghadapi Maribor pada tanggal 21 November 2017.

Pihak UEFA akan menutup sebagian kursi di stadion tersebut, setidaknya sejumlah 500 kursi, dan akan di pasang spanduk yang bertuliskan ‘#EqualGame.

Di sisi lain, tim senior Spartak dikenai hukuman dalam daftar panjang berisi keputusan yang dipublikasikan pada hari Jumat kemarin. Mereka mendapat hukuman denda sebesar 33.000 poundsterling, setelah para fans menyalakan kembang api dan meluncurkan spanduk dan nyanyian kontroversial, saat bentrokan melawan tim asuhan Jurgen Klopp, Liverpool.

Hal itu tidak cuma di Moscow, sebuah denda sebesar € 40.000 dikenakan pada Paris Saint-Germain, setelah kembang api di hidupkan oleh penggemar mereka dalam kemenangan 3-0 atas Bayern Munich. Sementara Sporting CP di beri hukuman denda sebesar € 33.000, setelah seorang penggemar mereka menyerbu ke lapangan dalam bentrokan melawan Barcelona.