Kiper Ini Diam-Diam Pipis di Lapangan, Eh Ketahuan Juga oleh Wasit

Kiper Ini Diam-Diam Pipis di Lapangan, Eh Ketahuan Juga oleh Wasit

bc5bfabe-9149-4abc-8bf1-8eb9324f4a50_169

Situs Agen Keno Online Terpercaya – Seorang kiper dari Messina, tim Serie D Italia, tak kuasa menahan panggilan alam saat sedang bertanding. Diam-diam dia pipis berkedok melakukan peregangan, eh ketahuan.

Kiper tersebut bernama Armando Prisco. Dia tampil membela Messina dalam derby Sisilia melawan Igea Virtus di lanjutan Serie D, saat tiba-tiba hasratnya untuk kencing tak tertahankan lagi.

Saat itu laga sebenarnya sudah memasuki menit-menit akhir. Tapi yang namanya sudah kebelet, tak ada cara lain kecuali melepaskan hasratnya.

Prisco pun mencuri kesempatan saat terjadi pergantian pemain. Dia berbalik ke arah papan iklan lalu pipis, sembari mencoba menyembunyikan aksinya dengan berpura-pura melakukan peregangan. Tak ada yang sadar, kecuali wasit.

“Saya minum air 2-3 liter per harinya. Saya sebenarnya kencing saat kami pertama kali tiba di stadion, lalu sebelum pemanasan, dan sekali lagi saat kami di ruang ganti, lalu saat pergantian babak,” ungkap Prisco dilansir Football Italia.

Baca Juga :Bukan Cuma Spurs yang Tak Sabar Nantikan Kane, tapi Juga Timnas Inggris

“Saya benar-benar tak bisa menahannya lagi. Saya saat itu mencoba bergerak dan tampak seperti orang gila. Jadi segera setelah saya melihat pertandingan dihentikan untuk pergantian pemain, saya coba memaksimalkan situasi.”

“Saya pura-pura melakukan peregangan di balik papan iklan dan tak ada yang memerhatikan, kecuali wasit, sayang sekali,” imbuhnya.

Prisco pun dikartu merah atas tindakannya itu. Beruntung baginya, Messina tak sampai kebobolan dan laga berakhir imbang 0-0. Prisco sendiri mengakui kesalahannya dan menerima keputusan wasit.

“Saya langsung minta maaf dan tak protes, karena saya tahu dia cuma mengikuti peraturan. Namun saya ingin menjelaskan, bahwa saya tak melakukan sesuatu yang tak senonoh,” ungkapnya.

“Saya sadar ada banyak anak-anak di stadion dan saya berupaya keras untuk menutupi apa yang saya lakukan. Kencing di lapangan bukan hal yang benar, tapi saya benar-benar tak tahan,” tandasnya.