Dulu Patrick, Kini Justin: Rekor Kluivert di Timnas Belanda

Dulu Patrick, Kini Justin: Rekor Kluivert di Timnas Belanda

85a46b59-1036-46e2-bf50-743c4d337234_169

Situs Agen Keno Online Terpercaya – Justin Kluivert meneruskan jejak sang ayah, Patrick, tampil di timnas (senior) Belanda. Debut Justin sekaligus melahirkan rekor baru di Oranje.

Debut bersejarah Justin tersebut dilakoni ketika ia tampil menggantikan Memphis Depay di menit ke-78 dalam laga friendly internasional melawan Portugal di Stade de Geneve, Jenewa, Swiss, Selasa (27/3/2018) dini hari WIB.

Pada dasarnya timnas Belanda juga sudah memiliki sejumlah kombinasi ayah-anak di masa lalu sehingga keberadaan Justin, mengikuti jejak Patrick sang ayah yang membela Oranje 1994-2004, bukanlah hal baru.

Sebelum ini timnas Belanda setidaknya sudah memiliki kombinasi ayah-anak seperti Danny Blind-Daley Blind, Frank Berghuis-Steven Berghuis, Johan Cruyff-Jordi Cruyff, Jerry de Jong-Nigel de Jong, Martin Koeman-Ronald Koeman-Erwin Koeman.

Akan tetapi, tetap ada yang bersejarah dari debut Justin dini hari tadi. Hal itu tak lepas dari usianya yang baru menginjak 18 tahun (dan 325 hari) saat mencatatkan caps pertama untuk timnas Belanda.

Baca Juga :Tite: Coutinho Punya Segalanya untuk Jadi Pemain Top

Ayahnya, Patrick, juga menjalani debutnya bersama Oranje ketika masih berusia 18 tahun (plus 138 hari), saat menghadapi Republik Ceko pada tahun 1994

Hal itu bikin Patrick-Justin membuat rekor baru sebagai kombinasi ayah-anak pertama yang menjalani debut internasionalnya di timnas senior Belanda dalam usia remaja.

Dalam debutnya dini hari tadi, Justin dicatat Whoscored membuat tiga sentuhan dengan akurasi operan 66,7%. Sama sekali tidak buruk mengingat Justin cuma tampil sekitar 12 menit, dengan sang ayah terus memantau setiap detik aksi debutnya.

Justin sendiri musim ini sudah mencetak tujuh gol dan empat assist dalam 24 laga Eredivisie untuk Ajax. Ia belakangan santer dihubung-hubungkan dengan klub Inggris Manchester United, walaupun ayahnya mengaku lebih memilih putranya nanti ke Barcelona.

“Saya sangat bangga dengan dirinya. Ia tampil amat baik di Ajax. Ia sekarang jadi pemain inti. Jika terus main seperti ini dalam jangka waktu panjang, ia akan jadi pemain penting di masa depan,” kata Patrick kepada Omnisport.

“Tentu saja saya memilih ia pergi ke Barcelona tapi dalam sepakbola segalanya bisa terjadi. Ia sudah dewasa, bisa membuat keputusan sendiri, tapi ia sudah bilang memimpikan main di Barcelona,” tuturnya.