Berharap Ada Hal-Hal Hebat dari Ronaldo di San Siro

Berharap Ada Hal-Hal Hebat dari Ronaldo di San Siro

Situs Agen Keno Online Terpercaya – Cristiano Ronaldo masih tanpa gol di San Siro. Penyerang Juventus itu diharapkan bisa memperlihatkan hal-hal hebat saat menghadapi AC Milan.

Juventus akan menyambangi San Siro, Senin (12/11/2018) dini hari WIB, saat menghadapi Milan di pekan ke-12 Liga Italia. Datang ke laga itu, Ronaldo dihadapkan pada rekor buruk saat bertandang ke Kota Mode.

Dari empat lawatan ke Milan, sejak berkostum Sporting Lisbon, Manchester United, dan Real Madrid, Ronaldo tak mampu mencetak sebiji gol pun. Padahal, ketajamannya amat dibutuhkan Bianconeri yang kini sedang memuncaki klasemen sementara Liga Italia.

Ronaldo sendiri sudah mencetak tujuh gol di Liga Italia musim ini. Ia cuma kalah tajam dari Krzystof Piatek (Genoa/9 gol) dan Ciro Immobile (Lazio/8 gol).

Fabio Capello, yang pernah menukangi Juventus pada musim 2004-2006, berharap Ronaldo bisa memperlihatkan kualitasnya saat menghadapi Milan. Ia menantikan aksi hebat dari penyerang asal Portugal itu.

Baca Juga :Hasil Liga Italia: Dihajar Atalanta 1-4, Laju Perkasa Inter Terhenti

“Saya mengharapkan sesuatu yang hebat dari pemain yang paling ditunggu-tunggu, Cristiano Ronaldo,” katanya.

Menyambangi Milan, Juventus membawa modal kekalahan di Liga Champions atas Manchester United dengan skor 1-2. Ketika itu, gol Ronaldo dibalas oleh Juan Mata dan bunuh diri Alex Sandro.

Meski begitu, Capello yakin Juventus bisa memperlihatkan penampilan hebat lainnya. Pria yang juga pernah melatih Milan dan Real Madrid itu yakin Si Nyonya Tua takkan kesulitan di San Siro.

“Terlepas dari kekalahan itu, Juventus tiba di San Siro dalam kondisi sangat baik dan saya tidak melihat ada masalah khusus dalam tim Max Allegri,” lanjutnya.

“Ini akan menjadi laga yang menarik. Bianconeri punya beberapa hari beristirahat dan difavoritkan meraih kemenangan. Sementara Milan punya pemain yang bisa memberi Juventus masalah, termasuk Suso dan Gonzalo Higuain jika bisa pulih pada waktunya.”

“Masalah terbesarnya bukanlah bagaimana teknaan yang diberikan Milan ke Juventus, tapi bagaimana level konsentrasi Juventus di San Siro,” jelasnya.