Solskjaer Pilih Tim Cepat-Cepat, Tidur Pulas, Lalu Menang Telak

Solskjaer Pilih Tim Cepat-Cepat, Tidur Pulas, Lalu Menang Telak

Situs Agen Keno Online Terpercaya – Ole Gunnar Solskjaer tak sempat membayangkan bagaimana laga pertamanya sebagai manajer Manchester United akan berjalan. Dia bahkan masih bisa tidur pulas.

Solskjaer memimpin MU untuk kali pertama sebagai manajer, kala bertandang ke markas Cardiff City, Minggu (23/12/2018) dinihari WIB. Tekanannya tak bisa dibilang ringan.

MU musim ini sudah tercecer di persaingan teratas Premier League, berada di posisi enam sementara dan tertinggal 19 poin dari Liverpool di puncak klasemen. Menuju laga di Cardiff, ‘Setan Merah’ bahkan 11 poin dari Chelsea di posisi empat yang merupakan batas zona Liga Champions.

Laju buruk itu berujung ke pemecatan Jose Mourinho, yang lantas digantikan oleh Solskjaer. Kiprah mantan penyerang MU ini pun dinantikan, dengan fakta bahwa MU baru saja menelan dua kekalahan beruntun plus sederet keraguan karena pengalaman melatihnya yang relatif minim.

Solskjaer gagal menyelamatkan Cardiff dari degradasi ke Championship pada 2014. Sementara Molde adalah satu-satunya klub lain yang pernah ditanganinya, kendati berhasil membawa mereka juara Liga Norwegia pada 2011 dan 2012 silam.

Namun rupanya Solskjaer tak merasakan kekhawatiran terlalu besar menatap pertandingan pertamanya sebagai manajer MU. Sempat sulit tidur di malam-malam pertama karena harus menentukan banyak hal, pria 45 tahun itu nyatanya pulas tertidur di malam pertandingan.

Baca Juga :Rooney: MU Lebih Bebas dan Lepas di Bawah Solskjaer

Susunan starter sudah ditentukannya dengan dini. Keesokan harinya, Minggu (23/12/2018) dinihari WIB, MU dibawanya menang telak 5-1 di Cardiff City Stadium.

“Saya harus jujur, saya bahkan tak memimpikan soal laga ini kemarin malam. Itu adalah tidur pulas pertama yang saya dapatkan karena para pemain membuat saya merasa klik dengan sangat cepat,” ujar Solskjaer kepada BBC.

“Saya nyaman ada di ruang ganti dan beberapa malam pertama saya masih berpikir soal segala sesuatunya. Saya bangun pagi ini pada jam setengah delapan dan itu adalah tidur terbaik yang pernah saya nikmati.”

“Tim saya sudah diputuskan dengan dini kemarin. Karena kalau Anda tidak memilih tim malam sebelumnya, Anda bakal berpikir ‘apakah yang ini atau yang itu’. Jadi ya saya cepat-cepat saja pilih timnya,” tambahnya.