Allegri: Sepakbola adalah Olahraga Bodoh

Allegri: Sepakbola adalah Olahraga Bodoh

Situs Agen Keno Online Terpercaya – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengatakan bahwa sepakbola adalah olahraga bodoh yang dimainkan oleh orang-orang pintar.

Allegri berhasil mengantarkan Juventus meraih scudetto kedelapan secara beruntun. Pencapaian itu sekaligus menjadi scudetto keenam untuk Allegri: lima dengan Juventus dan satu di AC Milan.

Keberhasilan itu tak membuat Allegri terhindar dari kritik masalah taktik. Salah satu penyebabnya adalah dengan disingkirkannya Juve oleh Ajax Amsterdam di Liga Champions.

“Saya sangat tidak suka sistem taktik yang dibicarakan orang-orang tentang 3-5-2, 4-3-3 dan semuanya,” kata Allegri saat berdiskusi dalam program televisi Rai, ‘Che Tempo Che Fa’.

“Saya sudah pelajari bahwa sepakbola adalah olahraga bodoh untuk orang-orang cerdas, karena hal paling simpel juga susah untuk dilakukan secara benar,” ujar Allegri seperti dikutip dari AS.

“Contohnya, Anda bisa mengatakan seorang pemain bikin umpan ke samping sederhana, tapi itu tidak sederhana, itulah sepakbola. Semakin rendah anda menurunkan level, semakin banyak pemain berpikir mereka perlu menguasai bola untuk membuktikan talenta mereka, tapi itu bukan sepakbola,” tegasnya.

Baca Juga :Inter Perpanjang Kontrak Ranocchia sampai 2021

Mantan pemain Inter Milan, Daniel Adani, sempat berpendapat bahwa sejumlah pelatih Italia di Eropa melakukan pendekatan negatif. Pundit Sky Sport Italia itu memancing kemarahan Allegri pasca pertandingan Inter vs Juventus.

“Ketika Juve tersingkir dari Ajax, dia menganalisis hanya beberapa hal dan bukan yang lain. Juve harus memenangi Liga Champions, scudetto tidak lagi cukup,” kata Adani setelah terlibat cekcok dengan Allegri, seperti dikutip dari Football Italia.

“Klub mendatangkan (Cristiano) Ronaldo bukan untuk mengalahkan Chievo. Allegri sangat kasar dan arogan,” sambungnya.

“Dia bilang ke saya bahwa saya tidak bisa berbicara karena saya tidak memiliki gelar. Itu tidak baik karena dia juga kurang menghargai orang-orang yang ada di rumah menonton dan mendengarkan,” sesal Adani.